Annecy, yang sering dijuluki sebagai « Venesia dari Pegunungan Alpen », merupakan destinasi yang menawarkan keindahan alam yang memukau berpadu dengan arsitektur abad pertengahan yang masih terjaga dengan sangat baik. Kota di Prancis Tenggara ini menjadi pilihan favorit bagi para pelancong yang mendambakan suasana romantis dan udara pegunungan yang segar. Menyusun itinerary 3 hari di Annecy secara efisien akan memungkinkan Anda untuk merasakan denyut nadi kota tua (Vieille Ville) sekaligus menikmati ketenangan salah satu danau terbersih di Eropa. Dalam perjalanan singkat ini, Anda dapat merencanakan kunjungan ke kanal-kanal kecil yang dihiasi bunga warna-warni, mencicipi kuliner khas Savoyard, hingga melakukan aktivitas luar ruangan yang menantang adrenalin di perbukitan sekitarnya yang hijau. Persiapan yang matang akan memastikan setiap momen di kota yang indah ini menjadi kenangan yang tak terlupakan sepanjang hayat.
Pada hari pertama, mulailah petualangan Anda dengan berjalan kaki menyusuri jalanan berbatu di Vieille Ville. Ikon utama yang tidak boleh dilewatkan adalah Palais de l’Île, sebuah bangunan berbentuk kapal yang terletak di tengah kanal Thiou yang dulunya berfungsi sebagai penjara dan kini menjadi museum sejarah. Setelah itu, Anda bisa mendaki sedikit menuju Château d’Annecy yang menawarkan pemandangan atap-atap kota yang menawan dengan latar belakang pegunungan yang bersalju. Menjelang sore, sangat disarankan untuk bersantai di Jardins de l’Europe, sebuah taman luas di tepi danau yang sangat populer bagi warga lokal untuk piknik atau sekadar membaca buku. Suasana tenang dengan pemandangan air danau yang berwarna biru kehijauan akan langsung menghilangkan lelah setelah perjalanan panjang Anda menuju kota ini.
Kegiatan utama di hari kedua adalah berinteraksi langsung dengan alam, karena aktivitas menjelajahi pesona danau adalah inti dari kunjungan ke Annecy. Anda bisa menyewa sepeda untuk mengelilingi danau melalui jalur khusus sepeda yang sangat rapi dan aman, yang membutuhkan waktu sekitar 2 hingga 3 jam untuk rute santai. Sepanjang jalan, Anda akan menemukan desa-desa kecil yang cantik seperti Talloires yang memiliki pantai-pantai kecil tersembunyi untuk berenang atau sekadar berjemur. Jika ingin pengalaman yang lebih santai, cobalah naik kapal pesiar wisata yang akan membawa Anda berkeliling danau sambil mendengarkan penjelasan sejarah mengenai kastil-kastil yang berdiri megah di lereng gunung. Bagi pecinta olahraga air, menyewa perahu dayung atau melakukan paddleboarding di pagi hari saat permukaan air masih tenang seperti cermin adalah pengalaman yang sangat menenangkan jiwa dan pikiran.
Di hari terakhir, saatnya Anda menjelajahi sisi kota yang lebih eksklusif dan bersejarah di kawasan perumahan elit dan pusat perbelanjaan kelas atas. Kawasan yang dikenal dengan nama Triangle d’Or atau Segitiga Emas merupakan tempat berkumpulnya butik-butik desainer lokal, galeri seni, serta kafe-kafe mewah dengan layanan kelas satu. Di sini, Anda bisa membeli cinderamata khas Alpen atau sekadar menikmati secangkir cokelat panas sambil mengamati keramaian kota. Jangan lupa untuk melewati Pont des Amours (Jembatan Cinta), sebuah jembatan ikonik yang menghubungkan taman kota dengan Pâquier, di mana terdapat legenda bahwa pasangan yang berciuman di tengah jembatan akan tetap bersatu selamanya. Sebelum meninggalkan kota, pastikan Anda mampir ke pasar tradisional jika hari kunjungan Anda bertepatan dengan jadwal pasar, untuk membeli keju Reblochon atau sosis kering khas pegunungan sebagai bekal perjalanan pulang.
